Cara Ampuh Mempercepat Android Agar Bisa Ngebut Kembali

Cara Ampuh Mempercepat Android

Cara Ampuh Mempercepat Android – Kalian semua pasti menginginkan Android berjalan kencang. Entah kalian menggunakan HP android yang lama atau menggunakan HP Android yang paling baru.

Dalam hal ini sebenarnya bukan perkara baru atau lama HP Android yang kalian gunakan, tetapi lebih kepada penggunaan aplikasi dan pengaturan Android itu sendiri.

Dengan demikian maka harus ada cara ampuh untuk meningkatkan Android yang terbukti bisa melakukannya.

Cara di bawah ini bisa kalian coba agar HP Android bisa menjadi lebih cepat.

Selain itu Kalian juga dapat mengetahui cara-cara yang harus kalian hindari, scroll terus sampai kebawah.

Cara Ampuh Mempercepat Android

Yang sering terjadi aplikasi dan pengaturan bawaan HP Android bukan setelan yang terbaik kalau urusan kecepatan menjadi skala prioritas kalian.

Yang perlu dilakukan adalah beberapa settingan agar Android berjalan lebih cepat dan tetap menjaga agar jangan sampai settingan tersebut malah membuat HP jadi kacau.

1. Bersihkan Layar Utama Kalian

Memberishkan Layar Utama

Kalau HP Android kalian mempunyai prosesor yang lebih lambat atau kapasitas RAM yang kecil, sebaiknya pertahankan menggunakan tampilan layar yang minimalis karena dapat membantu kinerja Android.

Wallpaper dan widget merupakan pernak-pernik yang boros dalam konsumsi RAM dan batterai.

Apalagi kalian menggunakan wallpaper yang dapat berganti-ganti, widget, serta pernak-pernik lainnya pada layar utama.  Pengaturan semacam ini dapat menyebabkan HP Android menjadi lambat.

Pasti kalian akan merasakan ketika kalian masuk ke menu aplikasi, atau membuka aplikasi, kemudian balik lagi ke layar utama, maka semua icon notifikasi dan pernak-pernik yang ada di layar utama akan di muat ulang.

Proses itulah yang akan memperlambat sistem, sehingga kalian harus menjaga tampilan layar utama kalian tetap bersih.

jadi untuk kalian yang hobi memasang banyak pernak-pernik pada layar utama Android, maka itu perlu dipertimbangkan kembali.

Mengingat hal tersebut sangat menguras sumber daya yang ada.

2. Coba Gunakan Launcher Yang Berbeda

Launcher default yang ada pada HP kalian biasanya memang sudah di setting untuk menampilkan fitur terbaik.

Tetapi masalahnya launcher default tersebut bukan berarti settingan yang paling cepat atau yang paling efisien.

LIHAT JUGA:  8 Keunggulan Avast Antivirus Android Yang Harus Kamu Tau

Kalian bisa mencoba menggunakan Launcher yang berbeda. Dan kalian bisa menemukannya dari pihak ketiga di Google Play Store.

Launcher pihak ketiga ini dirancang untuk memaksimalkan kecepatan Android. Misalnya Nova Launcher yang memang menjadi favorit untuk urusan kecepatan.

Tetapi ada baiknya melakukan eksperimen atau mencoba beberapa Launcher agar menemukan yang paling tepat untuk kalian gunakan.

3. Ganti Browser Yang Cepat

Biasanya default browser web yang ada pada Android adalah Chrome. Aplikasi Chrome ini salah satu aplikasi yang cukup banyak menggunakan resource.

Jika kalian tetap ingin menggunakan chrome, kalian bisa menemukan cara agar Chrome bisa menjadi lebih cepat.

Namun solusi yang paling tepat adalah menggunakan browser yang berbeda.

Untuk mengetahui browser apa saja yang tercepat, kalian bisa melakukan beberapa test benchmark. Atau kalian bisa melihat hasil tes benchmark di sini.

Hasil tes tersebut menunjukkan bahwa Puffin merupakan browser Android tercepat.

Jika kalian lebih senang menggunakan browser yang mirip Chrome kalian bisa menggunakan browser Opera.

Karena fitur kompresinya akan membantu membuat halaman lebih cepat.

4. Uninstall Aplikasi Buruk Atau Yang Tidak Terpakai

Aplikasi yang jelek seringkali menjadi penyebab utama lambatnya kinerja Android.

Walaupun tidak selalu aplikasi-aplikasi yang menjadi sumber penyebabnya.

Beberapa aplikasi yang sudah terkenal dan memiliki nama besar pun jadi biang kerok.

Seperti aplikasi Snapchat yang terkenal lambat ketika berjalan di Android.

Atau kalian bisa menghapus aplikasi Facebook yang biasanya membuat HP Android bisa menjadi 15% lebih cepat.

Sekali lagi jika kalian mengutamakan kecepatan, maka kalian bisa menggunakan aplikasi yang lebih ringan.

Seperti Facebook, kalian bisa menggunakan aplikasi facebook Lite yang sedikit mengkonsumsi sumber daya.

Jadi kalian harus memilih aplikasi-aplikasi alternatif yang memang dirancang khusus untuk kecepatan.

Kemudian jika terdapat aplikasi yang memang sudah lama tidak terpakai, maka sebaiknya aplikasi tersebut dicopot saja.

Agar penggunaan sumber daya bisa menjadi lebih efektif.

5. Hapus Aplikasi Antivirus

Aplikasi antivirus memberikan keamanan dan proteksi untuk pengguna Android.

Tetapi bisa jadi kamu tidak memerlukan aplikasi keamanan tersebut.

Sebab aplikasi antivirus yang kalian pakai akan menguras baterai kalian.

Jadi selama kalian menginstal aplikasi dari sumber terpercaya seperti Play Store, Amazon, dan Appstore, kalian sangat nggak mungkin terserang malware.

6. Stop Sinkronisasi Otomatis

Stop Sinkronisasi Otomatis

Melakukan sinkronisasi data dari beberapa aplikasi yang kita install membuat informasi lebih up to date.

Seperti aplikasi sosial, berita, cuaca, serta aplikasi lainnya yang bisa diatur untuk sinkronisasi data secara otomatis.

Biasanya secara default aplikasi tersebut akan melakukan sinkronisasi setiap 15 menit.

Apabila banyak aplikasi yang kalian install dan semuanya melakukan sinkronisasi data setiap 15 menit, HP Android Kalian pasti akan berderit karena menanggung beban kerja yang berat.

Ada baiknya kalian harus memeriksa jadwal sinkronisasi yang ada pada isi setiap aplikasi.

Aturlah jadwal sinkronisasi lebih lama, setiap jam atau hanya satu kali dalam sehari.

LIHAT JUGA:  5 Langkah Cara Hapus Cache Aplikasi Atau Data Di Android

Karena untuk urusan kecepatan sangat direkomendasikan agar mematikan sinkronisasi dan melakukan pembaruan secara manual.

7. Lakukan Pengecekan dan Instal Pembaruan

Versi terbaru atau versi terakhir dari Android selalu memberikan kinerja yang lebih baik.

Jika HP Android kalian memiliki update untuk versi terbaru Android, maka kalian harus mengupdatenya.

Tetapi barangkali tidak semua merk HP Android melakukan pembaruan pada produk mereka.

Tetapi meningkatkan Android untuk versi yang terbaru adalah sesuatu yang perlu dipertimbangkan.

Sama halnya pada aplikasi lain ketika ada update yang tersedia, kalian harus update aplikasi tersebut.

Kalian bisa membuat settingan untuk pembaruan otomatis di Google Play Store.

Fungsinya adalah untuk memastikan kalian menerima update terbaru.

Sehingga ketika ada bug pada aplikasi tersebut yang banyak menggunakan resource akan segera diatasi oleh pengembang.

Caranya adalah buka pengaturan di Google Play, dan atur pembaruan aplikasi secara otomatis.

8. Lakukan Restart Secara Teratur

Cara lain membuat kinerja Android tetap stabil adalah dengan merestart secara berkala.

Dengan merestart Android akan membantu dan menjaga sistem berjalan lancar dan cepat.

Kalian tidak harus merestartnya setiap hari, tetapi hanya sekali-sekali saja terutama saat HP menjadi sangat lemot atau menjadi lebih panas dari biasanya.

Jika kalian sudah mencoba semua cara dan ternyata itu tidak ada yang berhasil, mungkin kamu perlu melakukan reset Factory.

Yaitu mengembalikan android pada setelan pabrik, namun harus dipastikan kalian sudah membuat backup data Android terlebih dahulu.

9. Setting Animasi Android

Setting Animasi Android

Tahukah kalian bahwa Android itu memiliki animasi serta transisi pada sistem operasinya.

Sehingga memberikan tampilan yang menarik dan terlihat sangat menyenangkan ketika kalian menggunakannya.

Pengaturan ini tersembunyi dan kalian bisa melakukan pengaturan untuk kecepatan animasi. Hasilnya dapat meningkatkan kecepatan ketika membuka aplikasi.

Caranya: Buka menu Pengaturan > Opsi pengembang, atur Skala animasi jendela, Skala animasi transisi, Skala durasi animator ke .5x, dengan settingan ini bisa memperpendek animasi. Kalian bisa juga untuk menonaktifkan settingan animasi.

Untuk melihat efek dari settingan yang sudah diterapkan, coba kalian buka aplikasi dan rasakan perbedaannya.

Atau yang paling kelihatan adalah perubahan saat melakukan screenshot. Proses screenshot seperti hanya seperti kedipan mata sangat cepat dan hampir tak terlihat.

Catatan: Jika opsi Pengembang tidak muncul, kalian harus memunculkannya terlebih dahulu.

Dengan cara buka Pengaturan > Tentang > Informasi perangkat lunak > Nomor bentukan lalu tekan berkali-kali sampai muncul notif ‘Anda sudah menjadi pengembang‘.

Cara Mempercepat Android Dengan Menghindari Apa Yang Harus Tidak Dilakukan

Selain kiat-kiat yang berfungsi untuk mempercepat kinerja HP Android, di bawah ini ada beberapa tips untuk meningkatkan kecepatan yang harus tidak dilakukan.

Harap berhati-hati untuk menggunakan aplikasi yang mengatakan bisa mempercepat HP Android kalian.

1. Pembunuh Tugas (Task Killer)

Pembunuh tugas merupakan salah satu utilitas yang sangat populer di Google Play Store.

LIHAT JUGA:  7 Kegunaan Antivirus AVG Android Untuk Proteksi & Kecepatan

Namun faktanya ada beberapa dari aplikasi tersebut yang tidak berfungsi dan tidak berharga sama sekali.

Bahkan lebih parah aplikasi tersebut justru membuat HP kalian jadi lebih lambat.

Aplikasi pembunuh tugas bekerja untuk menutup aplikasi latar belakang yang tujuannya untuk membebaskan RAM.

Idenya adalah bahwa RAM bebas untuk melakukan peningkatan kinerja, namun sebetulnya ini kurang tepat.

Android itu di desain untuk bisa menyimpan aplikasi dalam RAM yang nantinya dapat memulihkannya sendiri dengan cepat.

Aplikasi dengan pintar akan menutup dengan sendirinya kapanpun aplikasi itu harus ditutup untuk memberikan sumber daya tambahan.

Yang perlu diperhatikan bahwa aplikasi akan aktif kembali setelah mereka dihentikan paksa.

Sebab aplikasi-aplikasi tersebut memang harus berjalan di latar belakang.

Berhenti dan mulai yang konstan ini sebetulnya akan membuat HP kalian mendapatkan beban kerja yang lebih banyak.

Akan lebih baik jika kalian membiarkan Android melakukan tugasnya.

2. Menutup Aplikasi

Menutup Aplikasi

Sama halnya seperti di atas, kalian tidak perlu menutup aplikasi secara manual.

Sekali lagi kita katakan bahwa Android mengelola ini secara otomatis.

Artinya jika memang dirasa Android perlu membebaskan sumber daya, maka sistem Android akan menutup aplikasi mana saja yang memang belum pernah kalian gunakan untuk sementara waktu.

Menyimpan aplikasi dalam memori tidak akan banyak berpengaruh untuk kinerja atau memberikan daya tahan baterai yang lebih lama.

Maka hal ini lebih baik karena membantu aplikasi kalian yang akan di load oleh Android ketika kalian membutuhkannya.

3. Memakai Boosters

Walaupun kita sangat berusaha untuk tidak membuat generalisasi untuk setiap aplikasi-aplikasi ini.

Yang aman adalah kalian harus menghindari aplikasi yang menjanjikan bisa meningkatkan kinerja HP.

Seperti penguat RAM, peningkatan kecepatan memory card, dan hal lainnya yang bisa kalian jumpai di Play Store.

Mungkin kalian juga merasakan bahwa aplikasi tersebut sebenarnya tidak terlalu berpengaruh.

Malah seringnya hanya menampilkan iklan yang sangat mengganggu yang lebih parah benar-benar membuat HP kalian jadi sangat lambat.

Kalian juga harus tidak menggunakan aplikasi defragmenter untuk Android.

HP kalian nggak perlu di defragmentasi, sebab perangkat Android menggunakan memori Flash yang tidak akan terpengaruh oleh fragmentasi.

Semua aplikasi jenis ini ada di Google Play tidak bakalan membuat HP berjalan lebih cepat.

Aplikasi paling atas tidak memiliki efek apa-apa dan yang paling buruk aplikasi tersebut palsu.

Cara Terbaik Untuk Mempercepat Android

Inilah tips dan cara untuk meningkatkan HP Android. Tentu saja kalian harus bisa menjaganya tetap bersih dan berjalan kencang untuk sementara waktu.

Lebih cepat atau lambat, kamu akan mencapai titik maksimum yang ditentukan oleh spesifikasi terbatas perangkat dari perangkat Android yang kamu miliki.

Jika kalian menikmati dari cara yang barusan lakukan, maka kalian tidak perlu membeli yang baru.

Namun, jika Anda membutuhkan kecepatan, perlu gantilah dengan perangkat yang baru.

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.